Selasa, 28 Oktober 2008

Pensil

Seorang Pembuat Pensil mengambil sebatang pensil ciptaannya. Sebelum memasukkannya ke dalam kotak, Pembuat Pensil itu berkata kepada pensil itu. Ada 5 hal yang harus ia perhatikan ketika ia berada di dunia. Dengan mengingat kelima hal ini, ia akan menjadi pensil terbaik yang pernah dipakai manusia.

Satu: Kamu akan dipakai menjadi pensil terbaik, tetapi bila kamu mau dipegang oleh tangan yang terbaik pula.

Dua: Kamu akan mengalami kesakitan selama proses penajaman dari waktu ke waktu, tetapi kamu perlu ditajamkan untuk dapat dipakai dengan baik.

Tiga: Kamu bisa memperbaiki kesalahan yang kamu buat.

Empat: Yang paling penting dari sebuah pensil adalah merupakan isinya dari pensil itu sendiri.

Lima: Pada setiap permukaan yang kamu goreskan, kamu harus meninggalkan jejakmu di sana. Tidak peduli kondisi apapun, kamu harus tetap menulis.

Dan pensil itu mengerti dan menyimpan kata-kata Pembuat Pensil itu.

Coba refleksikan kelima poin yang dikatakan Pembuat Pensil itu dalam hidup kita.

Satu: Kita akan dipakai dengan luar biasa, diangkat tinggi dan dipromosikan apabila kita menyerahkan hidup kita kepada TUHAN, dan biarkan diri kita terbuka untuk orang lain yang melihat kelebihan dalam diri kita.

Dua: Kita akan mengalami kesakitan selama proses penajaman, tetapi dengan itulah kita baru bisa bertumbuh dewasa dan menjadi manusia yang lebih kuat.

Tiga: Kita bisa dan harus memperbaiki kesalahan yang kita perbuat dan belajar sesuatu darinya.

Empat: Bagian terpenting adalah apa yang terdapat dalam hati kita.

Lima: Pada setiap permukaan yang kita jalani, tinggalkanlah tanda. Tidak peduli pada kondisi apapun, selalu layanilah TUHAN dan sesama. Buat kesan baik yang akan terukir di hati setiap orang.

Dengan mengingat kelima pesan pensil yang sederhana ini, kita akan menjadi seorang yang excellent di manapun kita berada. TUHAN memberkati!

Tidak ada komentar: